Mantan Wasit Tuding Harusnya Gol Kemenangan Porto Dianulir

Mantan Wasit Tuding Harusnya Gol Kemenangan Porto DianulirSesudah dirugikan keputusan pro-kontra sepanjang kekalahan menantang Atletico Madrid di matchday ke-2 , AC Milan satu kali lagi menelan hasil pahit dari keputusan wasit yang pantas ditanyakan dalam tatap muka menantang Porto di matchday ke-3 Liga Champions.

Mantan Wasit Tuding Harusnya Gol Kemenangan Porto Dianulir

Sekarang bekas wasit Italia dan FIFA Graziano Cesari memperjelas gol kemenangan FC Porto Review Xpander Slot Online menantang Milan semestinya dibatalkan karena ada pelanggaran pada Ismael Bennacer, menjelaskan jika keputusan wasit Felix Brych dan VAR tidak bisa diterima.

Memerlukan kemenangan sepanjang kunjungan ke Dragao pada Rabu (20/10) pagi hari WIB sesudah kekalahan berturut-turut di dua laga awalnya, Rossoneri satu kali lagi dirugikan keputusan wasit dalam terbentuknya gol kemenangan tuan-rumah Link: http://slotwin.esy.es/review-xpander-slot-online/.

Laga di Portugal ditetapkan oleh tendangan mencatatr Luis Diaz menit ke-65, tetapi gol Slot Online itu terjadi pada proses yang pro-kontra saat Mehdi Taremi menggerakkan Ismael Bennacer sampai jatuh di pinggir kotak, saat pemain tengah Rossoneri itu siap-siap terima bola udara yang melayang-layang di atasnya.

Saat ke-2 pemain itu jatuh, Luis Diaz selanjutnya tanpa berpikir panjang ambil peluang Agen Judi Live Casino untuk melontarkan shooting mencatatr yang tidak berhasil dibendung oleh Ciprian Tatarușanu dan bisa dibuktikan jadi salah satu gol dalam tatap muka di Dragao itu.

Wasit Jerman Felix Brych dan VAR memutuskan untuk meremehkan protes atas pelanggaran dari beberapa pemain dan pelatih AC Milan Stefano Pioli, dan sekarang bekas wasit Graziano Cesari menjelaskan jika gol kemenangan Porto memang seharusnya dibatalkan.

Ia menjelaskan ke Mediaset, “Itu ialah kekeliruan besar yang tidak bisa diterima. Bennacer Agen Game Slot Terpercaya terang sedang dalam status untuk terima bola, tetapi Taremi tiba ke arahnya dan menjatuhkannya. Ia memang menarget pemain, bukan bolanya. VAR semestinya menolong wasit, karena ini akan dihitung sebagai kekeliruan yang terang dan riil.”